Liputan4.id sorong 18 januari 2026
Polres Sorong membenarkan telah terjadi peristiwa tindak pidana kekerasan berupa penikaman yang mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia, yang terjadi pada Minggu pagi bertempat di area Gereja Katolik Paroki Santo Bernadus, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong.
Identitas Korban dan Pihak Terkait
- Korban
Nama : Cristina Ewit Syufi
Suku : Tambrauw
Jenis Kelamin : Perempuan
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga - Terduga Pelaku
Nama : Maximus Sasior
Suku : Maybrat
Agama : Kristen Protestan - Saksi
Nama : La Rima (Sopir Maxim Nopol PY 1856 AB)
Tempat/Tanggal Lahir : Buton, 04 Maret 1979
Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Suku : Buton
Alamat : Jln. Perkutut RT 002/RW 011 Kel. Malasom, Kec. Aimas, Kab. Sorong
Kronologis Kejadian
Pada pukul 08.50 WIT, korban bersama anaknya memesan kendaraan Maxim menuju Gereja Katolik Paroki Santo Bernadus Aimas untuk melaksanakan ibadah.
Pukul 08.55 WIT, kendaraan Maxim tiba di depan pintu gerbang gereja, namun korban dan anaknya belum turun dari kendaraan.
Pukul 08.58 WIT, korban menyampaikan kepada sopir agar menunggu karena melihat mantan suaminya berada di dalam sebuah mobil Hilux warna hitam.
Pukul 09.05 WIT, sopir Maxim meminta korban untuk turun dari kendaraan karena telah sampai di tujuan.
Pukul 09.08 WIT, korban bersama anaknya turun dari kendaraan.
Pukul 09.10 WIT, setelah korban turun dari kendaraan, terduga pelaku langsung melakukan penikaman terhadap korban, kemudian melarikan diri menggunakan mobil Hilux warna hitam tanpa nomor polisi.
Pukul 09.12 WIT, korban sambil menggendong anaknya berteriak meminta pertolongan dan berlari ke dalam area gereja, namun terjatuh di depan gerbang gereja dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Pukul 09.15 WIT, Piket Pawas Ipda Nursam (Kanit II Intelkam Polres Sorong) bersama anggota SPKT dan piket fungsi tiba di TKP dan melakukan pengamanan lokasi.
Langkah Kepolisian dan Perkembangan Penyidikan
Kepolisian telah mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemasangan garis polisi (police line).
Petugas telah melakukan olah TKP awal, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan medis dan proses lebih lanjut sesuai prosedur.
Identitas terduga pelaku telah dikantongi, dan saat ini kepolisian melakukan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku yang melarikan diri usai kejadian.
Perkara ini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Sorong, dan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
















