LP: Aspar
JENEPONTO, ~ Kompaspp.id Penimbunan dan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi masih terus marak terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Setelah sebelumnya membongkar dugaan maraknya praktik penimbunan solar di Kecamatan Tarowang, redaksi Ujungpandang Pos kembali melakukan penelusuran mengenai adanya dugaan praktik penyelundupan solar bersubsidi dari Kabupaten Jeneponto ke wilayah luar Provinsi Sulawesi Selatan melalui jalur laut.
Di kawasan pinggir Pantai Petang, Dusun Petang, Desa Arungkeke, Kecamatan Arungkeke, Kab. Jeneponto, Senin (20/4/2026) malam, Ujungpandang Pos menyaksikan langsung dua unit kapal motor tengah sandar di pinggir pantai, salah satunya bertuliskan Jiwa Maritim pada badan kapal.
Dua unit kapal motor yang berwarna putih biru dan merah hitam tersebut nampak tengah mengisap solar melalui selang panjang yang dibentang dari kapal ke pinggir pantai. Di pinggir pantai, nampak sejumlah mobil hilir mudik mengakut solar, dan memindahkan solar dari mobil ke wadah drum besi yang menjadi ujung dari pipa pengisapan kapal.
Salah satu mobil yang nampak memindahkan puluhan jeringen berisi solar ke kapal, yakni mobil pick up berwarna putih dengan nomor polisi DT 8138 AM.
Di atas kapal, nampak sejumlah tandon besar atau Tangki IBC dengan kapasitas masing- masing 1000 liter tengah berjejer diisi solar yang dibantu mesin pengisap. Diperkirakan sebanyak kurang lebih 70 ton solar bersubsidi dipindahkan dari sejumlah mobil ke kapal motor.
“Kapal ini sering mi disini, dua kapal memang, satu kapal dengan kapasitas pengangkutan solar sebanyak 30 ton dan yang satu itu kapasitas 40 ton. Terisi penuh pi baru mereka berangkat, “ujar sumber yang ditemui di Petang.
masih menelusuri identitas pemilik mobil dan kapal, serta solar yang di seludupakan terduga akan dipasok ke daerah pungkasnya.
(Tim)















