Kompas Papua.id.
Papua barat daya, 5 Juni 2026 –
Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat Daya, George K. Dedaida, mengajak seluruh masyarakat adat dan warga Papua Barat Daya untuk terus menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026, George K. Dedaida menegaskan bahwa hutan, sungai, laut, dan seluruh kekayaan alam Papua Barat Daya merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.
Menurutnya,
masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam karena sejak dahulu telah hidup berdampingan dengan lingkungan secara harmonis. Oleh sebab itu, nilai-nilai kearifan lokal perlu terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda.
“Kita harus menjaga hutan dari penebangan liar, menjaga sungai dari pencemaran, serta menjaga laut dari sampah plastik dan aktivitas yang merusak ekosistem. Alam Papua Barat Daya adalah rumah bersama yang harus kita lindungi,” ujar George K. Dedaida.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memulai dari lingkungan masing-masing dengan menjaga kebersihan halaman rumah, kampung, tempat ibadah, sekolah, dan fasilitas umum. Kesadaran menjaga lingkungan, menurutnya, harus menjadi budaya yang dilakukan setiap hari.
Dalam pesannya, George K. Dedaida mengingatkan bahwa perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan kerusakan hutan dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, termasuk menurunnya kualitas air bersih, berkurangnya hasil hutan dan laut, serta meningkatnya risiko bencana alam.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, LMA Papua Barat Daya mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, pemuda, perempuan adat, dan tokoh agama untuk bergandengan tangan menjaga kelestarian alam Papua Barat Daya.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar demi masa depan Papua Barat Daya yang hijau, bersih, sehat, dan lestari,” tutup George K. Dedaida.
Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2026. Bersatu Menjaga Alam, Lestari untuk Generasi Masa Depan.
Liputan Kompas Papua pbd















