Gowa ~Liputan4.indonesia.id. Praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat di wilayah Bontomarannu Kabupaten Gowa. Sorotan tertuju pada oknum pengawas SPBU yang diduga memanfaatkan jabatannya untuk memuluskan praktik pelansiran dan penimbunan solar serta pertalite, BBM .
Pendistribusian BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah
Seorang supervisor berinisial ISWN disebut sebagai pengawas di SPBU Bontomarannu 74.921.02. Informasi yang dihimpun menyebut, ia diduga aktif memfasilitasi pengisian BBM bersubsidi ke jeriken dan kendaraan pelansir di luar jam operasional SPBU. Aktivitas ini dilaporkan terjadi pada malam hari pukul 19.30–22.00 WITA dan dini hari pukul 04.00–05.30 WITA, sementara SPBU resmi buka pukul 06.30–18.00 WITA.
Modus yang digunakan terbilang terstruktur: pengisian pertalite dilakukan ke jeriken, sedangkan solar langsung diisi ke mobil pelansir yang sudah dimodifikasi. Praktik ini memungkinkan distribusi BBM subsidi dialihkan ke industri, dengan potensi keuntungan besar bagi oknum yang terlibat pungkasnya.
(Tim)















