Gowa ~ Kompaspp.id Minggu.(25/Oktober/2026) Keluhan dilayangkan seorang sopir truk terkait pelayanan di SPBU Pattallassang.
Melalui foto dan video yang beredar, terlihat truk kuning miliknya antri bersama kendaraan lain di SPBU tersebut. Sang sopir mengaku sudah mengikuti antrian selama 1 hari 1 malam.
“Tabe untuk manager SPBU Pattallassang, ini mobilku nah, saya ikut antrian ji juga dan kuota barcode ku masih banyak tapi tidak mau diisikan,” ujar sopir tersebut.
Ironisnya, meski kuota MyPertamina / Barcode miliknya masih banyak, ia mengaku hanya diisikan solar senilai Rp 400.000.
Yang membuat ia heran, di lokasi yang sama terlihat deretan jerigen (cergen) yang diduga milik pelangsir.
“Tapi kalau cergen per orang bawa 4 cergen tidak pernah dibatasi,” tambahnya dengan nada kecewa.
Ia berharap pihak manajemen SPBU Pattallassang dan pihak Pertamina dapat memberikan keadilan dan pengawasan yang merata, agar sopir yang antri secara resmi dan memiliki barcode tidak dirugikan.
Hingga berita ini dirilis, pihak manajemen SPBU Pattallassang belum memberikan keterangan resmi.
*Tim Redaksi*
_Foto: Istimewa / Kiriman Warga_
#sopir Truk#















