*Sorong, 27 Oktober 2026 -* Tolong jangan lihat ini hanya sebagai angka Rp 5,9 Miliar. Di balik angka itu, ada *559 KELUARGA* yang hidupnya menggantung.
Mereka adalah bapak-bapak yang setiap bulan bayar angsuran tepat waktu. Mereka adalah ibu-ibu yang sudah menata rumahnya, sudah pasang gorden, sudah tanam bunga di depan rumah. Mereka adalah anak-anak yang sudah menganggap rumah itu adalah rumah mereka selamanya.
Tapi sampai hari ini, mereka *TIDAK PUNYA KEPASTIAN HUKUM* atas rumah yang mereka tempati itu!
Kenapa? Karena AJB mereka *TERTUNDA UNTUK KEEMPAT KALINYA.*
Bukan karena mereka tidak mau tanda tangan. Bukan karena developer tidak mau tanda tangan.
Tapi karena dana developer PT. Cahaya Keemasan Fadilah sebesar *Rp 5.922.211.438* yang diduga didebet sepihak Bank Papua Cabang Sorong tahun 2016-2018 *BELUM DIKEMBALIKAN.*
“Kami bukannya tidak mau tanda tangan AJB. Tapi bagaimana kami mau tanda tangan kalau dana perusahaan kami Rp 5,9 miliar belum dikembalikan? Kami butuh kepastian tertulis, bukan janji lisan,”_ ujar H. Sudirman.
Bayangkan Met, 559 keluarga ini sudah bayar, sudah menempati, tapi suratnya belum ada. Kalau ada apa-apa, siapa yang lindungi mereka? Kalau ada sengketa, mereka mau pegang apa?
Ini bukan lagi soal developer vs bank. Ini soal *559 KELUARGA DI PAPUA* yang haknya diabaikan!
Total dana yang didebet: *Rp 6.228.981.576*
Baru dikembalikan: *Rp 306.770.138*
Sisa yang belum dikembalikan: *Rp 5.922.211.438*
Biaya Notaris yang juga belum jelas: *Rp 6.839.307.500*
Sejak 2022 developer sudah minta penyelesaian. Audiensi *8 Juli 2026* sudah dilakukan. Bukti sudah diserahkan semua. Tapi *jawaban tertulis tidak pernah datang.*
*Untuk Bank Papua dan OJK, kami bertanya:*
Sampai kapan 559 keluarga ini harus menunggu?
Sampai kapan anak-anak mereka harus hidup tanpa kepastian atas rumahnya sendiri?
Apakah 559 keluarga ini tidak layak mendapatkan keadilan?
*TUNTUTAN KAMI TETAP SAMA:*
1. Kembalikan Rp 5.922.211.438
2. Selesaikan rekonsiliasi biaya Notaris Rp 6,8 Miliar
3. Berikan jawaban tertulis resmi
4. Jangan korbankan 559 keluarga lagi!
*RUMAH SUDAH DITEMPATI, TAPI SURATNYA BELUM ADA!*
*INI TIDAK ADIL!*
#BeritaKe5 #559Keluarga #BankPapua #AJBTertunda #OJK #KeadilanUntukRakyatPapua #Sorong















