kompas papua.id.19 agustus 2026
SORONG SELATAN — Semangat gotong royong masyarakat terlihat dalam kegiatan pembersihan ruas jalan sepanjang kurang lebih 8 kilometer yang menghubungkan Wenslolo hingga Sasnek, Distrik Sawiat, Kabupaten Sorong Selatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Sorong Selatan dan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan ini mendapat perhatian dan dukungan dari Wakil Ketua III DPRK Sorong Selatan, Dance Sagisolo, SE. Politisi sekaligus pimpinan DPRK Sorong Selatan tersebut tidak hanya hadir memberikan dukungan, tetapi turun langsung bersama masyarakat dalam melakukan pembersihan ruas jalan.
Sejak kegiatan dimulai, Dance Sagisolo terlihat berbaur dengan masyarakat dan ikut membersihkan badan jalan, memangkas rumput liar, membersihkan semak-semak yang menutupi sisi jalan, serta mengangkat berbagai material yang mengganggu akses kendaraan dan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa peringatan HUT Kabupaten Sorong Selatan dan HUT Kemerdekaan RI tidak hanya dilakukan melalui acara seremonial, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Masyarakat
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Warga dari sekitar Wenslolo dan Sasnek bersama-sama membawa peralatan sederhana untuk membersihkan ruas jalan.
Ada masyarakat yang menggunakan parang untuk memangkas semak, membersihkan rumput di sisi jalan, mengumpulkan ranting dan material yang berserakan, sementara warga lainnya membersihkan badan jalan agar lebih mudah dilalui kendaraan.
Suasana gotong royong semakin terasa ketika masyarakat bekerja secara bersama-sama tanpa membedakan latar belakang maupun peran masing-masing.
Kehadiran Dance Sagisolo di tengah-tengah masyarakat juga membuat kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Ia tidak hanya memberikan arahan, tetapi ikut mengerjakan pekerjaan bersama warga.
Menurut masyarakat, kehadiran pimpinan DPRK secara langsung di lapangan menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat dan akses jalan yang selama ini digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Jalan Wenslolo–Sasnek Memiliki Peran Penting
Ruas jalan Wenslolo–Sasnek merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, pelayanan pemerintahan maupun hubungan antarwilayah.
Dengan kondisi ruas jalan yang memiliki bagian-bagian yang ditumbuhi rumput dan semak, kegiatan pembersihan dinilai penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pembersihan sepanjang kurang lebih 8 kilometer tersebut juga menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum yang digunakan bersama.
Masyarakat menyadari bahwa menjaga infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan fasilitas yang menjadi akses utama mereka.
Dance Sagisolo: HUT Harus Diisi dengan Kegiatan yang Bermanfaat
Dance Sagisolo, SE mengatakan, kegiatan pembersihan jalan merupakan salah satu bentuk sederhana tetapi memiliki makna penting dalam menyambut HUT ke-23 Kabupaten Sorong Selatan dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, momentum ulang tahun daerah dan kemerdekaan seharusnya tidak hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat.
“Ini adalah bentuk sederhana dari rasa syukur kita. Kita menyambut HUT Kabupaten Sorong Selatan ke-23 dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan kegiatan yang langsung memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dance.
Ia mengapresiasi semangat masyarakat Wenslolo dan Sasnek yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk membersihkan ruas jalan.
“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Masyarakat turun bersama, bekerja bersama dan membersihkan jalan yang kita gunakan bersama. Inilah semangat gotong royong yang harus terus kita jaga,” katanya.

Bukan Sekadar Membersihkan Jalan
Dance menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas. Pembersihan jalan menjadi simbol kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah serta menunjukkan bahwa pembangunan membutuhkan partisipasi semua pihak.
Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab dalam membangun dan meningkatkan infrastruktur, sementara masyarakat juga dapat mengambil bagian dengan menjaga fasilitas yang sudah tersedia.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat juga tidak bisa berjalan sendiri. Kalau kita bergandengan tangan, banyak persoalan yang bisa kita selesaikan bersama,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan di sepanjang ruas jalan.
Semangat Kemerdekaan di Tengah Masyarakat
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari cara masyarakat Sawiat memaknai HUT ke-81 Republik Indonesia.
Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan pemasangan bendera Merah Putih, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan, fasilitas umum dan kehidupan sosial masyarakat.
Warga yang mengikuti kegiatan terlihat bekerja dengan penuh semangat. Kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi gambaran bahwa nilai persatuan dan gotong royong masih menjadi kekuatan penting masyarakat di wilayah Sawiat.
Bagi masyarakat, momentum HUT Kabupaten Sorong Selatan ke-23 juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan pembangunan daerah sekaligus menyampaikan harapan agar pembangunan ke depan semakin menyentuh masyarakat di kampung-kampung.
Harapan untuk Pemerintah Daerah
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga berharap kondisi ruas jalan Wenslolo–Sasnek mendapat perhatian pemerintah daerah secara berkelanjutan.
Menurut warga, kegiatan gotong royong dapat membantu menjaga kondisi jalan, namun peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur tetap membutuhkan dukungan pemerintah.
Masyarakat berharap akses jalan tersebut dapat terus diperhatikan, termasuk pemeliharaan badan jalan, drainase, jembatan maupun titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Dance Sagisolo menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat mengenai infrastruktur akan menjadi bagian dari perhatian DPRK Sorong Selatan.
Sebagai pimpinan DPRK, ia mengatakan pihaknya akan terus mendorong pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur dilakukan secara merata, termasuk membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat di wilayah distrik dan kampung.
Momentum Memperkuat Persatuan
Kegiatan pembersihan ruas jalan Wenslolo–Sasnek akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan kebersihan biasa. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat persatuan, kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat.
Turunnya Dance Sagisolo, SE bersama masyarakat menunjukkan bahwa hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat dapat dibangun melalui kegiatan nyata di lapangan.
Dengan semangat HUT ke-23 Kabupaten Sorong Selatan dan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, masyarakat Wenslolo dan Sasnek menunjukkan bahwa kecintaan terhadap daerah dan bangsa dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana: bekerja bersama, menjaga lingkungan dan merawat fasilitas yang digunakan untuk kepentingan bersama.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda menyambut hari ulang tahun, tetapi dapat menjadi budaya gotong royong yang terus hidup di tengah masyarakat Sorong Selatan.
kompas papua sorong selatan















