Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

RIBUAN WARGA JENEPONTO KELUHKAN PEMADAMAN LISTRIK BERULANG

9
×

RIBUAN WARGA JENEPONTO KELUHKAN PEMADAMAN LISTRIK BERULANG

Sebarkan artikel ini

*JENEPONTO, 6 September 2026* – Pemadaman listrik kembali menjadi keluhan utama masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Di tengah aktivitas warga yang sangat bergantung pada pasokan listrik, PLN menyebut gangguan terjadi karena pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan dan pengaturan beban untuk menjaga kestabilan sistem sejak Senin, 31 Agustus 2026.

Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menjawab keresahan masyarakat. Pamungkas Jamal Pamungkas*, menyoroti bahwa ribuan warga mempertanyakan satu hal sederhana: _sampai kapan kondisi listrik padam seperti ini akan berlangsung?_

“PLN menyampaikan estimasi pengaturan beban sekitar dua jam. Namun bagi masyarakat, persoalannya bukan sekadar hitungan dua jam. Ketika listrik padam, aktivitas rumah tangga terganggu, usaha UMKM ikut terdampak, jaringan komunikasi dan pekerjaan terhambat. Sementara masyarakat membutuhkan kepastian kapan listrik benar-benar kembali normal,” ujar Jamal Pamungkas.

Lebih memprihatinkan, menurut kesaksian warga inisial AC, pemadaman kerap terjadi pada waktu krusial “Kadang waktu pas mau Magrib, waktu sholat pak,”_ ungkapnya.

Upaya konfirmasi langsung ke pihak PLN Jeneponto juga menemui kendala. Jamal Pamungkas mengaku tidak bersedia ditemui dan diminta menyampaikan pertanyaan melalui pihak PLN Jeneponto.

“Kondisi ini memunculkan pertanyaan lain. Ketika masyarakat sedang membutuhkan kepastian mengenai layanan listrik, mengapa akses terhadap pihak yang bertanggung jawab memberikan informasi justru terasa begitu sulit?” tegas JP mendesak *PLN UP3 Jeneponto dan PLN Sulselrabar* untuk:

1. Memberikan jadwal pemadaman yang transparan dan terukur

2. Membuka kanal komunikasi dan pengaduan yang mudah diakses masyarakat

3. Menjamin pemulihan layanan listrik yang normal dan tidak berulang

“Kami berharap PLN segera mengambil langkah konkret. Listrik adalah kebutuhan dasar. Jangan sampai rakyat kecil yang dirugikan,” tutup Jamal.

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *