Makassar ~ Liputan4indonesia.id selasa.24/03/2026) Operasional PT putra Amanah Jaya kembali Mencuat di publik bahwa perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT. Rajawali Amanah Energi (RAE). Berganti PT putra amanah jaya menjadi sorotan Perbincangan Serius di publik
Dugaan mengemuka bahwa perusahaan tersebut telah berubah nama menjadi PT. Putra Amanah Jaya, yang oleh sebagian pihak dinilai sebagai upaya mengaburkan jejak di tengah sorotan publik terkait dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk kepentingan industri berskala besar.
Menurut informasi yang dikumpulkan Bahwa
PT putra amanah jaya pernah di temukan oleh awak media gabungan malam hari itu bermuatan BBM subsidi bio solar dari arah Bulukumba Bantaeng melintas di jeneponto pada hari itu terduga melakukan penjemputan BBM di salah satu penampungan Tutur sumber yang Enggan disebutkan namanya.
menimbulkan spekulasi liar, terutama setelah mencuatnya berbagai pemberitaan yang menyoroti dugaan praktik ilegal yang dilakukan oleh PT. Putra Amanah Jaya Sejumlah laporan mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut memanfaatkan BBM bersubsidi secara ilegal diduga operasional mobil truk tangki tersebut melakukan penjemputan BBM subsidi bio solar di lokasi penampungan “ujar sumber yang Enggan disebutkan namanya.
penyalahgunaan BBM subsidi dan pergantian nama dilakukan untuk menghindari jeratan hukum atau tekanan publik, ini merupakan melawan hukum secara berterang-terangan bentuk manipulasi yang merugikan negara dan masyarakat kecil,” salah satu yang enggan disebut namanya bahwasanya armada tersebut pernah di dapat oleh sejumlah wartawan membawa solar bersubsidi dari arah Bulukumba Bantaeng Jeneponto.
Publik Meminta bergerak melakukan pencegahan secara serius dan transparansi dari instansi terkait termasuk Kementerian ESDM, Pertamina, serta aparat penegak hukum, untuk menyelidiki apakah perubahan nama perusahaan ini merupakan bagian dari skema untuk menghindari tanggung jawab hukum atau hanya proses administratif biasa..
kasus ini publik publik berharap tidak berhenti di isu pergantian nama, melainkan diusut tuntas hingga akar akarnya demi menjamin keadilan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum dan distribusi subsidi pungkasnya.
Editor : Al-Fatih
Reporter : Aspar















