Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Dugaan Pembiaran Transaksi Solar Ilegal di Pelabuhan Paotere, PT MJEB dan Polres Pelabuhan Makassar Disorot

85
×

Dugaan Pembiaran Transaksi Solar Ilegal di Pelabuhan Paotere, PT MJEB dan Polres Pelabuhan Makassar Disorot

Sebarkan artikel ini

Makassar, ~ Liputan4
.id senin.(01/09/2025) Dugaan keterlibatan PT MJEB dalam jaringan mafia bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar sekaligus indikasi pembiaran oleh aparat kepolisian Polres Pelabuhan Makassar kembali memicu kontroversi di kawasan Pelabuhan Paotere. Informasi ini mencuat setelah masyarakat melaporkan aktivitas mencurigakan terkait pengumpulan dan pengangkutan solar ilegal di perairan Pelabuhan Paotere.

H.Daha yang sebelumnya di kenal sebagai bos MAFIA BBM BERSUBSIDI kelas kakap melalui jalur darat menggunakan mobil tangki industri siluman bermerek PT SKS Sri Karya Sukses,yang beroperasi di Sulsel ke Sulteng,setelah iya menghilang dari darat iya beralih menggunakan kapal.

Selanjutnya H.Daha leluasa mendapatkan solar subsidi di Sulsel seperti Makassar Goa Maros yang di angkut menggunakan mobil tangki industri siluman kemudian di bongkar di kapal miliknya di potere atau di galangan kapal jelasnya.H.Daha saat ini berada di Makassar saat di konfirmasi oleh media online iya tidak menjawab red.saat intruksi Kapolda Sulsel baru baru ini untuk di lakukan penindakan terhadap pelaku mafia BBM bersubsidi H.Daha Tak Tersentuh Hukum,Siapa di balik layar H.Daha akan kami infestigasi mendalam.

Lebih lanjutnya Seorang sumber masyarakat yang enggan disebutkan identitasnya menyatakan bahwa kapal milik PT MJEB telah beberapa hari berada di wilayah Pelabuhan Paotere sejak awal Juni Agustus 2025 melakukan pengisian solar dari kapal-kapal nelayan yang membawa jerigen solar subsidi. Solar ilegal tersebut diduga kemudian diangkut ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk dijual dengan harga pasar lebih tinggi.

Penelusuran awak media mendapati kapal milik PT MJEB memang terlibat dalam transaksi solar di laut kawasan pelabuhan. Transaksi ini berlangsung dengan melibatkan kapal nelayan dan perahu kayu yang membawa solar subsidi dari nelayan kepada PT MJEB.

Masyarakat memperlihatkan kekecewaan terhadap diduga pembiaran yang dilakukan oleh Polsek Paotere dan Polres Pelabuhan Makassar. Menurut pengamatan, aktivitas pengisian dan pengangkutan solar ilegal tersebut berlangsung jelas di hadapan aparat kepolisian, namun tidak ada tindakan tegas yang diambil.

Adanya dugaan konspirasi antara oknum aparat kepolisian dengan jaringan mafia BBM solar menimbulkan kecurigaan serius di tengah masyarakat. Kondisi ini bukan hanya merugikan negara secara ekonomi, tapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dan distribusi subsidi energi yang seharusnya tepat sasaran.

Pihak kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan menyeluruh dan mengambil langkah tegas untuk membongkar jaringan mafia solar di Pelabuhan Paotere. Penindakan yang transparan dan akuntabel sangat diperlukan

Red : Tim

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *