Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahNasionalUncategorized

Lagu Daerah Imekko lagu “Yembo Yembo” Terus Menggema Sejak 2009, Menjadi Simbol Persatuan hingga Identitas Budaya Papua

131
×

Lagu Daerah Imekko lagu “Yembo Yembo” Terus Menggema Sejak 2009, Menjadi Simbol Persatuan hingga Identitas Budaya Papua

Sebarkan artikel ini

liputan4,id sorong selatan 5 februari 2026

 

Sorong Selatan, Papua Barat Daya — Lagu daerah Imekko berjudul “Yembo Yembo”, yang dirilis pertama kali pada tahun 2009, hingga kini masih terus menggema dan hidup di tengah masyarakat Papua, bahkan telah dikenal hingga ke mancanegara. Lagu ini tidak hanya menjadi bagian dari hiburan rakyat, tetapi juga telah menjelma sebagai simbol persatuan, semangat kebersamaan, dan identitas budaya Papua.

Diciptakan sekaligus dibawakan oleh Iwan Suhada bersama Norce Kefire sebagai vokalis, dengan aransemen yang kental nuansa etnik Imekko, “Yembo Yembo” kerap diperdengarkan dalam berbagai momentum penting. Lagu ini tercatat sering diputar dalam acara kenegaraan di Istana Negara, kegiatan politik, acara keagamaan, pesta rakyat, hingga digunakan sebagai yel-yel oleh prajurit TNI di Tanah Papua.

Menurut pencipta dan vokalis, Iwan Suhada dan Norce Kefire, keberterimaan lagu “Yembo Yembo” di berbagai kalangan menjadi kebanggaan tersendiri.

“Kami merasa bangga karena lagu daerah Imekko ini bisa diterima luas, tidak hanya oleh masyarakat asli Papua, tetapi juga oleh masyarakat pendatang. Ini membuktikan bahwa musik daerah mampu menjadi jembatan persatuan,” ujar Iwan Suhada.

Hal senada disampaikan Norce Kefire, yang menilai bahwa keberlanjutan lagu ini merupakan amanah budaya yang harus dijaga bersama.

“Yembo Yembo bukan hanya lagu, tetapi pesan budaya. Kami berharap perjalanan lagu ini tidak berhenti sampai di sini,” ungkapnya.

Vocalis Lagu Yembo Yembo Norce Kefire

 

Melalui momentum ini, para pencipta dan pelaku seni berharap pemerintah daerah maupun pemangku kebijakan terkait dapat memberikan ruang yang lebih luas, termasuk dukungan berupa bantuan alat seni dan musik tradisional, agar lagu-lagu daerah Imekko dari Kabupaten Sorong Selatan dapat terus berkembang dan lestari.

“Pelestarian budaya membutuhkan dukungan nyata. Dengan fasilitas dan perhatian yang memadai, generasi muda Imekko akan lebih terdorong untuk mencintai dan mengembangkan musik daerahnya sendiri,” tambah mereka.

Lagu “Yembo Yembo” menjadi bukti bahwa karya seni lokal dari Papua mampu menembus batas wilayah, waktu, dan latar belakang sosial, sekaligus memperkaya khazanah budaya nasional Indonesia.

Kami berharap pemerintah Daerah sorong selatan dan papua Barat Daya  Dapat membantu kami dalam mengembangkan seni dan budaya papua khususnya wilayah imekko dalam mempertahankan seni dan musik asli tanah papua .

liputan 4 tim redaksi ( frengky )

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *