Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Tari Hurune, Warisan Budaya Suku Mareno Awee yang Menggambarkan Kekuatan dan Kebersamaan Masyarakat Imekko Sorong Selatan

3
×

Tari Hurune, Warisan Budaya Suku Mareno Awee yang Menggambarkan Kekuatan dan Kebersamaan Masyarakat Imekko Sorong Selatan

Sebarkan artikel ini

kompas papua,id.teminabuan 16 juni 2026

 

Sorong Selatan, Papua Barat Daya — Kekayaan budaya masyarakat adat di wilayah Imekko terus menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Papua Barat Daya. Salah satunya adalah Tarian Hurune, sebuah tarian tradisional yang berasal dari Suku Mareno Awee di wilayah Imekko, Kabupaten Sorong Selatan.

Tarian Hurune memiliki ciri khas yang menggambarkan kehidupan, kebersamaan, dan kekuatan masyarakat adat Suku Mareno Awee. Gerakan para penari yang berbaris memanjang ke belakang menyerupai bentuk kaki seribu, menjadi simbol bahwa masyarakat adat selalu berjalan bersama dalam satu ikatan, saling mendukung, dan menjaga hubungan kekeluargaan.

Dalam pertunjukannya, setiap penari membawa tifa sebagai alat musik pengiring. Bunyi tifa yang dimainkan secara bersama-sama menciptakan irama yang menyatukan langkah para penari. Barisan panjang para penari dengan gerakan yang teratur menunjukkan nilai disiplin, persatuan, dan penghormatan terhadap warisan leluhur.

Tarian Hurune bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pesan budaya dari generasi tua kepada generasi muda. Melalui tarian ini, nilai-nilai adat, sejarah, dan jati diri Suku Mareno Awee tetap hidup dan dikenal oleh masyarakat luas.

Salah satu tokoh budaya Imekko menyampaikan pandangan bahwa seni dan budaya adat harus terus dijaga karena merupakan “napas kehidupan masyarakat adat”. Menurutnya, tarian tradisional seperti Hurune tidak boleh hanya dilihat sebagai pertunjukan, tetapi harus dipahami sebagai peninggalan leluhur yang memiliki makna tentang persaudaraan, penghormatan, dan hubungan manusia dengan lingkungan.

“Budaya adalah identitas. Kalau generasi muda tidak mengenal tarian dan adatnya sendiri, maka perlahan nilai-nilai leluhur bisa hilang. Karena itu, anak-anak muda harus menjadi penerus yang menjaga budaya ini,” menjadi pesan penting bagi masyarakat adat dalam menjaga warisan seni Suku Mareno Awee.

Keberadaan Tari Hurune menjadi bukti bahwa masyarakat Imekko Sorong Selatan memiliki kekayaan budaya yang perlu terus dilestarikan. Pemerintah, tokoh adat, dan generasi muda diharapkan dapat bersama-sama menjaga ruang bagi seni tradisional agar tetap tumbuh dan menjadi kebanggaan masyarakat Papua Barat Daya.

Dengan tetap mempertahankan Tari Hurune, Suku Mareno Awee tidak hanya menjaga sebuah tarian, tetapi juga menjaga cerita, nilai, dan identitas leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.

jurnalis,kompas papua,legion reboga

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *