Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Outlook Laporan Semester (LAPSEM) Angka Rp. 355 Triliun, Sedangkan Ini Terdiri Atas Anggaran Khusus Subsidi Sebesar Rp.194,9 Triliun, Sedangkan Untuk Kompensasi Sebesar.Rp 120 Triliun.

35
×

Outlook Laporan Semester (LAPSEM) Angka Rp. 355 Triliun, Sedangkan Ini Terdiri Atas Anggaran Khusus Subsidi Sebesar Rp.194,9 Triliun, Sedangkan Untuk Kompensasi Sebesar.Rp 120 Triliun.

Sebarkan artikel ini

Jakarta
Liputan4indonesia.id sabtu.(22/Nov/2025)
Kementerian Keuangan telah mencairkan anggaran belanja subsidi dan kompensasi mencapai Rp 315 triliun per 31 Oktober 2025. Angka ini turun 3,7% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, realisasi tersebut sebesar 66,3% terhadap outlook laporan semester (lapsem). Angka Rp 315 triliun ini terdiri atas anggaran khusus subsidi sebesar Rp 194,9 triliun, sedangkan untuk kompensasi sebesar Rp 120 triliun.

“Subsidi dan kompensasi telah dibayarkan kepada badan usaha penyalur itu Rp 315 triliun,” kata Suahasil dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi November 2025 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).

Baca juga:
Penjual Thrifting Minta Dilegalkan & Bayar Pajak, Purbaya: Saya Nggak Peduli!
Suahasil menjelaskan, subsidi sendiri dibayarkan secara rutin setiap bulannya, sedangkan kompensasi menyesuaikan. Untuk kompensasi tahun 2024 dan kuartal I 2025, Kemenkeu telah melunasi 100%.

“Untuk yang kuartal II (2025), kita lihat akan bisa dibayarkan bulan ini atau awal bulan depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suahasil menjabarkan realisasi penyaluran tersebut berdasarkan jenis barang subsidi. Pertama, untuk bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 13,92 juta KL atau setara 72% dari target 19,31 juta KL.

Lalu ada LPG, telah tersalurkan 6.353,4 juta kg dalam bentuk LPG 3 Kg. Angka ini setara 78% dari kuota yang disediakan tahun ini sebanyak 8.170 juta kg.

soal Kasus Korupsi Pajak hingga Eks Dirjen Dicekal
Selanjutnya ada listrik bersubsidi dengan realisasi sudah tersalurkan untuk 42,5 juta pelanggan atau 101% dari kuota yang didesain kepada 42,1 juta pelanggan.

Lalu ada pupuk bersubsidi yang telah disalurkan 6,5 juta ton atau setara 73% dari kuota pada tahun ini sebanyak 8,9 juta ton. Terakhir, ada perumahan bersubsidi yang telah disalurkan 172,1 ribu rumah atau setara 72% dari kuota yang dipatok tahun ini 240 ribu unit rumah.

subsidi
kompensasi
anggaran belanja
kementerian keuangan
realisasi anggaran
bbm bersubsidi
lpg
listrik bersubsidi
pupuk bersubsidi
perumahan bersubsidi

Editor : al-Fatirh
Red : Tim

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *