liputan4.id 17 desember 2025
MIMIKA — Liga Indonesia Baru (LIN) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menyatakan dukungan penuh dan sikap optimistis terhadap suksesnya penyelenggaraan Liga TopSkor Papua Tahun 2025 yang secara resmi ditutup oleh Laurens Wantik, mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua, di Stadion Mandala, dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan meriah.
Dalam sambutannya, Laurens Wantik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan TopSkor Papua atas konsistensi dan komitmennya dalam menyelenggarakan kompetisi sepak bola usia dini yang berkualitas serta berkelanjutan. Menurutnya, Liga TopSkor merupakan mata rantai strategis dalam sistem pembinaan sepak bola nasional, khususnya di Tanah Papua yang dikenal sebagai gudang talenta muda berbakat.
“Papua memiliki potensi luar biasa. Liga seperti ini bukan hanya melahirkan pesepak bola, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, sportivitas, dan mental juara generasi muda,” tegas Laurens.
Liga TopSkor Papua 2025 yang telah bergulir sejak 24 Oktober 2025 di Lapangan Kampung Nafri ini diikuti oleh 19 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai wilayah di Papua. Kompetisi ini menjadi ruang pembinaan yang sehat dan terarah bagi anak-anak dan remaja, bukan semata-mata mengejar prestasi juara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif sejak dini.
LIN Kabupaten Mimika menilai kegiatan ini memiliki dampak sosial yang sangat positif, karena mampu mengarahkan generasi muda untuk tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan produktif, sekaligus menjauhkan mereka dari pengaruh negatif seperti minuman keras, narkoba, kenakalan remaja, penggunaan kendaraan tanpa kelengkapan keselamatan seperti helm, serta pergaulan bebas.
Dengan berakhirnya Liga TopSkor Papua 2025, LIN Kabupaten Mimika berharap ajang ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan kualitasnya pada tahun-tahun mendatang, serta menjadi inspirasi bagi daerah lain di Papua Tengah dalam membangun sepak bola usia dini secara berjenjang dan berkelanjutan.
















