Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahNasional

Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Mimika melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Mimika

38
×

Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Mimika melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Mimika

Sebarkan artikel ini

liputan4.id Mimika, Papua Tengah –3 maret 2026

Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Mimika melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, yang saat ini difokuskan pada penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pengembangan ekonomi kerakyatan.

Pembangunan di Mimika berjalan berlandaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi besar “Mimika Cerdas, Aman, Damai, dan Sejahtera.” Visi tersebut dirancang untuk memastikan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan, termasuk di wilayah pedalaman dan pesisir.

Kabupaten Mimika memiliki luas wilayah 21.633,00 km² yang terbagi atas 18 distrik, 19 kelurahan, dan 133 kampung, dengan jumlah penduduk mencapai 318.679 jiwa berdasarkan data BPS Mimika tahun 2024. Dua suku asli yang mendiami wilayah ini, yakni suku Amungme di dataran tinggi dan suku Kamoro di dataran rendah serta pesisir, menjadi bagian penting dalam arah kebijakan pembangunan yang berbasis kearifan lokal.

Pilar Utama Pembangunan Berkelanjutan Mimika

1. Infrastruktur dan Konektivitas
Pemerintah Kabupaten Mimika terus mempercepat pembangunan jalan, jembatan, serta perumahan rakyat guna membuka akses ekonomi dan layanan dasar bagi masyarakat. Konektivitas antarwilayah, khususnya yang menghubungkan daerah pedalaman dan pesisir, menjadi prioritas utama untuk mendorong pemerataan pembangunan.

2. Peningkatan SDM dan Kesehatan
Fokus pembangunan juga diarahkan pada penurunan angka stunting, penanganan malaria, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penyediaan akses air bersih. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan generasi Mimika yang sehat dan berdaya saing.

3. Ekonomi Kerakyatan dan Digitalisasi
Penguatan UMKM dan koperasi berbasis kearifan lokal terus didorong sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Selain itu, percepatan digitalisasi layanan publik, seperti melalui program Mimika Center, menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan pemerintahan.

4. Pengelolaan Lingkungan dan Sumber Daya
Dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, pemerintah daerah menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan seperti PT Freeport Indonesia (PTFI), dalam pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, serta pelestarian lingkungan hidup.

5. Tata Kelola Pemerintahan
Komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel diwujudkan melalui perencanaan partisipatif, termasuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di berbagai tingkatan.

LIN Kabupaten Mimika dalam hasil pemantauannya menilai bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan di wilayah ini. Tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, pembangunan Mimika juga diarahkan pada keberlanjutan lingkungan serta peningkatan taraf hidup masyarakat hingga ke kampung-kampung terpencil.

Dengan komitmen bersama dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, Mimika diharapkan mampu menjadi contoh pembangunan berkelanjutan di Papua Tengah yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat adat serta generasi masa depan.

tim liputan4 mimika
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *