Jeneponto ~ pimpred Jamal pamungkas Melontarkan kalimat Tamparan motivasi
“Anak Manja Tanpa Arah = Calon Koruptor. Orang Tua Bangun, Pendidikan Kita Rusak!”*
Jamal pamungkas melontarkan kritik tajam soal kondisi pendidikan dan pola asuh orang tua di Indonesia. Menurutnya, kerusakan karakter bangsa dimulai dari rumah.
*”Menjadi orang tua itu punya peran penting mendidik kepribadian & karakter anak. Anak yang dimanjakan tanpa arah oleh orang tuanya akan jadi anak yang tidak punya konsistensi dan tanggung jawab,”* tegas Jamal, Rabu 13/5/2026.
Jamal menyoroti kebiasaan orang tua yang menganggap tugas mendidik selesai setelah anak berangkat sekolah.
*”Kebanyakan orang tua tidak menyuruh anaknya belajar dari SD sampai SMA, bahkan sampai S1. Pulang sekolah siang, sudah merasa puas. Kalau tinggal kelas, tidak mau menerima,”* ujarnya.
*KRITIK UNTUK SEKOLAH & NEGARA:*
Jamal juga menyorot sistem pendidikan yang menurutnya merusak mutu.
*”Karena sekolah takut murid berkurang, semua dinaikkan kelas. Akibatnya mutu pendidikan terus rusak,”* katanya.
Ia menyinggung anggaran pendidikan Rp700 triliun per tahun yang setara 20% APBN.
*”Tapi masih banyak pungutan di sekolah. Ya, seperti benang kusut yang rusak berat,”* tutur Jamal.
*SOLUSI PIMPRED:*
Jamal menekankan pendidikan karakter harus dimulai sejak kecil di rumah.
1. *Ajak anak bantu kerja ringan sesuai umur* – biar tahu tanggung jawab.
2. *Tuntun anak belajar di rumah* – jangan serahkan 100% ke guru.
3. *Ajarkan kejujuran dan integritas sejak dini* – agar kalau jadi pejabat tidak korupsi.
*”Sadarlah para orang tua. Anak yang berhasil itu karena benar-benar diperhatikan dan dibimbing orang tuanya. Ada keluarga yang anaknya berhasil karena orang tuanya berpikir maju,”* pungkasnya.
*”Orang tua mendidik dulu di rumah, baru dilanjutkan guru. Bukan dibalik,”* tutup Jamal.
Jamal pamungkas menjelaskan di tempat ngumpul di salah satu warkop bahwa
Anak bukan proyek prestise. Bukan sekadar “asal sekolah, asal naik kelas”.
*Kalau dari kecil tidak diajar tanggung jawab, integritas, dan kerja keras, jangan kaget kalau besar jadi pejabat korup, karyawan malas, atau generasi rebahan.*
*Sekolah itu partner, bukan pengganti orang tua.* Guru hanya 6 jam sehari. 18 jam sisanya tanggung jawab kita di rumah.
*Jangan salahkan negara 100% kalau anak kita rusak. Cermin dulu diri kita sebagai orang tua.*
PIMPRED:*
ANAK MANJA = CALON KORUPTOR? 😡
“Komentar keras Pimpinan Redaksi KOMPASPP.ID Jamal Latenri Talli:
Anak yang dimanjakan tanpa arah akan jadi anak tanpa konsistensi dan tanggung jawab.
Orang tua harus mendidik dulu di rumah, baru dilanjutkan guru.
Kalau dari kecil tidak diajarkan jujur & kerja keras, jangan heran kalau besar jadi koruptor.”
Anggaran pendidikan Rp700 T/tahun, tapi mutu terus turun.
Pungutan liar di sekolah masih ada.
Murid takut berkurang, semua dinaikkan kelas.
Sadarlah orang tua!
Pendidikan karakter dimulai dari rumah.
Bukan dari sekolah. Bukan dari negara.
#KOMPASPPID #PendidikanKarakter #OrangTuaMendidik #Jeneponto #Sulsel #PimredBersuara #StopManjakanAnak
—
*PIMPRED JAMAL:*
*Ini materi ceramah, materi konten, materi diskusi kantor redaksi kompaspp.id Sulsel dan keranah keluarga pemerintah setempat RT/RW.* Singkat, nyentak, tapi benar. *Kalau orang tua Jeneponto tersadar, 10 tahun lagi kita punya generasi anti-korupsi.*
Editor ~ Firman SE
Reporter : Tim















