Maros ~ Liputanindonesia id
Kades Moncongloe Muhammad Iqbal sempat di konfirmasi awak media liputan4 Indonesia pada sabtu siang’.(20/12/25) Membenarkan dengan ada kejadian tersebut tersebut kebetulan pada saat pak acara pesta pernikahan sy sendiri mau acara dan sy mengakui kalau dilbilang sawer memberikan uang pada biduan ya btul pak sy akui kalau di bilng sy joget sama biduan pak membatah tudingan tersebut pak itu tidak benar klau memberikan uang pak ke biduan sebatas tanda terimakasih dengan hadirnya memeriahkan acara kami pak” ujar ( MI)
Kalau memang dengan adanya kejadian tersebut namun dianggap
pesta pernikahan kami dan membuat menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat di kabupaten Maros terkhusus didesa Moncongloe kami selaku pemerintah desa Moncongloe meminta maaf sebesar besarnya terutama bapak bupati kabupaten Maros beserta camat Moncongloe dan semua masyarakat di kabupaten Maros terkhusus didesa kami Moncongloe meminta maaf dengan kekhilafan kami membuatku masyarakat negatif meminta maaf sebesar besarnya mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala insyaallah Allah saya berjanji akan di mengulangi lagi perbuatannya kami pak” Ujar (MI)
kemarin waktu di acara resepsi pernikahan kami persepsi berbeda di masyarakat dan berjanji untuk lebih berhati-hati dan tidak mengulangi lagi di masa depan.
“Saya selaku kepala desa Moncongloe kecamatan Moncongloe kabupaten Maros Sulawesi Selatan
Meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, di kabupaten Maros kecamatan Moncongloe Desa moncongloe
Kades Moncongloe inisial (MI) bantahan aksi di bilang saya joged sama biduan itu tidak benar pak kalau berdiri memberikan uang ke mereka itu memang tapi tidak ada niat lain pak Hanya saling membantu sja merupakan ekspresi spontanitas dan luapan kegembiraan atas suksesnya kegiatan acara nya sendiri di rumah dan bukan hanya penyanyi yang kami berikan tetap warga desa pun kami turut memberikan kepada mereka.
“Saya menghadirkan grup electone karna untuk acara pernikahan saya sendiri di rumah pak saya sendiri. Saya membantu tanpa menggunakan anggaran desa ataupun kepanitiaan Kecamatan. Jadi memang murni tidak dibayar karena memang dari awal tidak ada anggaran untuk acara tersebut dan uang yang saya pakai murni uang pribadi dari amplop undangan yang saya terima,” bebernya.
Kepala desa Moncongloe memahami aksinya tersebut menimbulkan keresahan dan tidak pantas. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat di kabupaten Maros terkhusus di desa Moncongloe “ujar (MI)
Dengan permohonan maaf ini, ia berharap dapat memperbaiki citra dirinya sebagai pejabat publik desa Moncongloe kabupaten Maros Sulawesi Selatan dan kami lebih berhati-hati dalam setiap aktivitas di masa depan.















