Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Kenali Jam Produktivitasmu Terapkan Pola Kerja “Sprint & Istrahat Otak’ Manusia Tidak Dirancang Untuk Focuss Berjam-jam Kerja Efektif Adalah 45-90 Menit Fokus Lalu Istirahat Singkat Seperti Atlet

165
×

Kenali Jam Produktivitasmu Terapkan Pola Kerja “Sprint & Istrahat Otak’ Manusia Tidak Dirancang Untuk Focuss Berjam-jam Kerja Efektif Adalah 45-90 Menit Fokus Lalu Istirahat Singkat Seperti Atlet

Sebarkan artikel ini

Makassar ~ Liputan4indonesia.id Minggu.(28/09/2025)
Banyak orang mengira produktif itu berarti bekerja lebih keras, menambah jam lembur, atau selalu terlihat sibuk. Padahal, produktif sejati bukan soal berapa lama kita bekerja, melainkan bagaimana kita menjaga ritme agar tenaga dan pikiran tetap utuh. Produktivitas tanpa manajemen energi ibarat berlari maraton dengan kecepatan sprint cepat lelah, mudah menyerah, dan akhirnya berhenti di tengah jalan.

Ada seorang karyawan muda yang setiap hari datang lebih pagi dan pulang paling malam. Awalnya ia merasa bangga karena terlihat rajin, tetapi perlahan tubuhnya mulai drop, ide-idenya buntu, dan semangatnya hilang. Baru setelah ia belajar mengatur energi dengan istirahat yang cukup, makan teratur, serta tahu kapan harus berhenti ia menemukan ritme baru: bekerja lebih singkat, tapi hasilnya jauh lebih maksimal.

Tutur ( JP) Menurut Jim Loehr dan Tony Schwartz dalam bukunya The Power of Full Engagement, manajemen energi lebih penting daripada manajemen waktu. Waktu terus berjalan tanpa bisa dihentikan, tetapi energi bisa diperbarui, dijaga, dan dialokasikan secara bijak.

1. Kenali Jam Emas Produktivitasmu
Setiap orang punya jam terbaik di mana energi mental sedang tinggi—bisa pagi, siang, atau malam. Fokuslah mengerjakan tugas penting di waktu itu agar hasil maksimal tanpa membuang tenaga

2. Jangan Abaikan Tidur Berkualitas
Tidur bukan kemewahan, melainkan kebutuhan. Tanpa tidur cukup, otak kesulitan membuat keputusan, dan tubuh lebih cepat lelah. Tidur yang baik justru meningkatkan produktivitas esok harinya.

4. Rawat Tubuh dengan Asupan Sehat
Energi fisik sangat dipengaruhi makanan. Terlalu banyak gula membuat cepat drop, sementara makanan bergizi seimbang menjaga konsentrasi lebih lama. Air putih pun jadi bahan bakar penting bagi otak.

5. Belajar Mengatakan “Tidak”
Banyak orang kehabisan energi bukan karena pekerjaan utama, tapi karena sibuk memenuhi permintaan orang lain. Pilih prioritas. Setiap “tidak” pada hal yang tidak penting, adalah “ya” pada energimu sendiri.

6. Gunakan Gerakan Tubuh sebagai Penyegar Pikiran
Peregangan singkat, berjalan sebentar, atau olahraga ringan membantu otak mendapatkan oksigen baru. Gerakan tubuh kecil bisa mengembalikan energi lebih cepat daripada secangkir kopi.

7. Isi Ulang Energi dengan Aktivitas yang Menenangkan
Produktivitas bukan hanya soal kerja. Luangkan waktu untuk aktivitas yang membuatmu rileks: membaca, mendengar musik, atau sekadar bercengkerama dengan orang terdekat. Jiwa yang tenang membuat energi lebih tahan lama.

Produktif tanpa kehabisan energi bukan tentang bekerja lebih banyak, melainkan lebih cerdas mengatur tenaga. Dengan ritme yang seimbang, kita bisa tetap berprestasi tanpa kehilangan kesehatan dan kebahagiaan”(JP)

Editor : Alfath
(Red/ Tim)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *