Makassar ~ Liputan4indonesia.id
Mereka mungkin meninggalkan gedung, jalan, atau angka pertumbuhan, tetapi fondasi moral negara perlahan runtuh. Kepercayaan rakyat terkikis, keadilan dilemahkan, dan kesenjangan diperlebar. Penjahat tidak pernah berpikir tentang keberlanjutan, apalagi kesejahteraan bersama.
Yang mereka kejar hanyalah keselamatan diri dan akumulasi harta, meski harus mengorbankan masa depan banyak orang.
Negara dibangun oleh integritas, bukan oleh tipu daya. Ia tumbuh dari pengorbanan, tanggung jawab, dan kesetiaan pada kepentingan bersama. Penjahat tidak memiliki semua itu tutur (Jamal)
Mereka hanya singgah, mengeruk, lalu pergi, meninggalkan kerusakan yang harus ditanggung oleh generasi setelahnya. Dan sejarah, betapapun lambat, selalu tahu membedakan siapa yang membangun, dan siapa yang sekadar merusak sambil memperkaya diri ujar (Jamal)















