Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Langkah Nyata Wujudkan Kepastian Hukum Tanah Bagi Masyarakat Kurang Mampu  

20
×

Langkah Nyata Wujudkan Kepastian Hukum Tanah Bagi Masyarakat Kurang Mampu  

Sebarkan artikel ini

MASAMBA – Kompp.id-Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Utara melaksanakan kegiatan verifikasi lapang dalam rangka Percepatan Pendaftaran Tanah Lintas Sektor bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Desa Pararra, Kecamatan Sabbang.

 

Kegiatan ini menjadi tahap krusial sebelum penerbitan sertifikat hak atas tanah, bertujuan memastikan kesesuaian antara data fisik dan data yuridis objek tanah secara langsung di lokasi. Petugas melakukan pengecekan batas setiap bidang tanah, identifikasi penguasaan dan pemanfaatan tanah, serta pencocokan kelengkapan berkas administrasi yang telah diajukan warga.

 

Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Utara menyampaikan, kegiatan ini merupakan bukti komitmen untuk menghadirkan layanan pertanahan yang cepat, tepat, dan akuntabel hingga ke tingkat desa. “Kami ingin memastikan program ini benar-benar tepat sasaran, sehingga hak kepemilikan tanah masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan perlindungan hukum yang sah,” ujarnya.

 

Program percepatan pendaftaran tanah lintas sektor ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi warga, mencegah sengketa tanah di kemudian hari, serta menjadi dasar peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pararra dan wilayah sekitarnya. Selain itu, langkah ini juga mendukung terwujudnya tertib administrasi pertanahan secara menyeluruh di Kabupaten Luwu Utara.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sorong Selatan, — Masyarakat Adat Knasaimos di Distrik Saifi dan Seremuk, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, terus memperkuat benteng pertahanan wilayah adat mereka dari ancaman alih fungsi lahan dan industri ekstraktif. Pengakuan hukum atas hutan adat yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun kini menjadi tumpuan utama masyarakat dalam menjaga kedaulatan ekologi dan ekonomi lokal.

Wilayah adat Knasaimos yang membentang di gugusan hutan hujan tropis dataran rendah dan kawasan rawa sagu merupakan salah satu benteng keanekaragaman hayati yang masih terjaga di Kepala Burung Papua. Bagi masyarakat setempat, hutan bukan sekadar bentang alam, melainkan ruang hidup, identitas budaya, serta sumber penghidupan lintas generasi.