Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Ilustrasi. Kasus dugaan BBM Subsidi Menambah Sorotan Terhadap Pelaksanaan Proyek Cetak Sawah 2025 di Kabupaten Bone. Energi & Utilitas

53
×

Ilustrasi. Kasus dugaan BBM Subsidi Menambah Sorotan Terhadap Pelaksanaan Proyek Cetak Sawah 2025 di Kabupaten Bone. Energi & Utilitas

Sebarkan artikel ini

Bone ~ Liputan4indonesia.id Senin(26/Januari/2026)
Dugaan pelanggaran dalam proyek cetak sawah 2025 di Kabupaten Bone makin mencuat. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada dugaan penggunaan BBM subsidi untuk kepentingan proyek bernilai miliaran rupiah.

Dugaan itu terungkap setelah seorang warga, Suherman, menghentikan dan merekam sebuah mobil tangki bernopol DD 8428 RO yang diduga mengangkut BBM subsidi. Mobil tersebut disebut milik PT Wintara Berkah Abadi.

Dalam video yang beredar, sopir mobil tangki mengaku BBM tersebut akan dibawa ke Bone Selatan untuk proyek cetak sawah yang dikelola perusahaan Mineral Unggul Jaya, salah satu pemenang tender dengan nilai kontrak Rp12,2 miliar.

“Ini (BBM) punyanya Santos, sepupunya Alex,” ujar sang sopir dalam rekaman video yang kini beredar luas.Energi & Utilitas

Jika dugaan ini benar, penggunaan BBM subsidi untuk proyek konstruksi berskala besar berpotensi melanggar aturan, mengingat BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor tertentu, bukan proyek komersial bernilai besar.

Kasus ini menambah panjang daftar persoalan proyek cetak sawah Bone, yang sebelumnya disorot terkait perubahan skema swakelola ke tender, keterlambatan, dugaan pengrusakan kawasan hutan, hingga isu pengaturan paket proyek.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari Mineral Unggul Jaya, PT Wintara Berkah Abadi, maupun pihak terkait lainnya. Publik mendesak aparat penegak hukum dan instansi berwenang segera melakukan penelusuran.

Temukan lebih banyak
Energi & Utilitas
Minyak & Gas
Baca Juga : Proyek di Bone Diduga Langgar Juknis, Dikerjakan Sebelum Kontrak Ditandatangani
Proyek yang diklaim sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan itu kini terancam dengan buruknya tata kelola proyek publik jika dugaan demi dugaan terus dibiarkan tanpa kejelasan.

(Tim)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *