Kompas papua id.20 oktober 2026 Papu barat daya
Di langsisir dari media kompas ,jakarta , Petrus Kasihiw resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah mengundurkan diri dari Partai NasDem. Mantan Bupati Teluk Bintuni tersebut kini dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Papua Barat.
Kepercayaan itu disampaikan Petrus saat menghadiri kegiatan di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI di Jakarta, Senin (19/10/2026).
“Hari ini terima kasih, Abang (Ahmad Ali) memberikan kepercayaan kepada saya, juga Mas Ketum, sebagai Ketua DPW PSI Papua Barat,” kata Petrus.
Sebelum bergabung dengan PSI, Petrus diketahui menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem Papua Barat Daya. Namun, ia menegaskan telah mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
“Tapi saya sudah mengundurkan diri sebagai Ketua DPW NasDem Papua Barat Daya,” ujarnya.
Tertarik pada Sosok Jokowi
Petrus mengungkapkan, keputusannya bergabung dengan PSI didasari ketertarikannya terhadap sosok Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), yang dinilainya sebagai panutan.
Ia mengaku mengenal Jokowi ketika masih menjabat sebagai bupati. Menurut Petrus, sejumlah capaian positif selama Jokowi memimpin Indonesia menjadi salah satu pertimbangannya untuk bergabung dengan PSI.
“Setelah mempertimbangkan banyak hal, terutama melihat figur Bapak Jokowi sebagai panutan, karena waktu itu beliau adalah presiden dan kami adalah bawahan beliau selaku bupati, dan banyak hal positif yang telah diraih beliau, saya tertarik dan ingin sekali mengikuti perjuangan beliau,” kata Petrus.
Ketertarikan tersebut menjadi salah satu alasan Petrus memilih PSI sebagai wadah untuk melanjutkan perjuangan politiknya.
Ahmad Ali Sambut Bergabungnya Petrus
Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyambut baik keputusan Petrus bergabung dengan partai berlambang gajah tersebut. Ia mengaku telah mengenal Petrus sejak keduanya masih berada di partai yang sama.
Ahmad Ali menilai pengalaman Petrus sebagai kepala daerah dan pengurus partai menjadi modal penting bagi PSI, khususnya dalam memperkuat organisasi dan meningkatkan perolehan dukungan politik di Papua Barat.
“Saya tahu bagaimana kemampuan dan kinerjanya. Ketika saya dihubungi beliau bahwa ingin bergabung bersama PSI, siapa pun dia, kader sekelas Pak Petrus pasti tidak akan kami sia-siakan,” ujar Ahmad Ali.

Ia menjelaskan, sebelum memproses keanggotaan Petrus di PSI, dirinya terlebih dahulu memastikan status keanggotaan Petrus di partai sebelumnya. Setelah mendapat kepastian bahwa Petrus akan mengundurkan diri dari keanggotaan partai sebelumnya, Ahmad Ali kemudian mempertemukannya dengan Ketua Umum PSI.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali memasangkan jaket PSI kepada Petrus sebagai simbol bergabungnya mantan kepala daerah itu ke dalam partai.
Target PSI di Papua Barat
Ahmad Ali berharap bergabungnya Petrus dapat memperkuat posisi PSI di Papua Barat, baik dari sisi konsolidasi organisasi maupun perolehan dukungan masyarakat.
Ia menargetkan PSI mampu mengambil peran penting dalam lembaga legislatif di wilayah tersebut.
“Harapan kita setidak-tidaknya PSI di Papua Barat akan menjadi salah satu pimpinan DPR yang ada di sana,” kata Ahmad Ali.
Dengan pengalaman Petrus sebagai mantan kepala daerah dan pimpinan partai politik, PSI diharapkan dapat memperluas basis dukungan serta memperkuat konsolidasi partai di Papua Barat menjelang agenda-agenda politik mendatang.
kompas papua.id .papua barat daya















