Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahNasional

Pascainsiden Penembakan di Maybrat, Wagub PBD Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Waspadai Hoaks

35
×

Pascainsiden Penembakan di Maybrat, Wagub PBD Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Waspadai Hoaks

Sebarkan artikel ini

kompas papua.id.

Sorong – Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyerukan kepada masyarakat Kabupaten Maybrat agar tetap tenang dan bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) setelah terjadinya penembakan terhadap tiga warga sipil di Kampung Ainod, Distrik Aifat, Kamis (13/8/2026).

Seruan tersebut disampaikan Ahmad Nausrau ketika menjenguk para korban yang sedang mendapatkan penanganan medis di RSUD Sele Be Solu. Dalam kunjungannya, ia menyampaikan rasa prihatin dan duka atas peristiwa tersebut sekaligus mengecam tindakan kekerasan yang menyasar masyarakat sipil.

Menurut Ahmad Nausrau, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menaruh perhatian serius terhadap penanganan para korban. Pemprov juga berkomitmen memastikan para korban memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan selama menjalani proses pemulihan.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mengutuk keras aksi penembakan terhadap warga sipil di Maybrat. Seluruh biaya pengobatan para korban akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya,” ujar Ahmad Nausrau.

Korban penembakan yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Sele Be Solu masing-masing Silvester Asem, Selfiana Sory, dan Anike Fatie. Kondisi serta perkembangan penanganan medis ketiga korban akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pemprov Papua Barat Daya juga mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut peristiwa tersebut secara tuntas. Identitas dan keberadaan pelaku diharapkan dapat segera diketahui sehingga proses penegakan hukum dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ahmad Nausrau memastikan pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pihak terkait dalam penanganan kasus tersebut. Koordinasi juga dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Maybrat.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing oleh berbagai informasi maupun isu yang beredar setelah kejadian. Masyarakat diminta mengedepankan ketenangan, menjaga persatuan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu persoalan baru.

Ia turut mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang beredar melalui media sosial. Setiap informasi yang belum terverifikasi sebaiknya tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan karena berita bohong atau hoaks berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga Maybrat tetap aman dan kondusif sembari menyerahkan proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum.
niko konjol (wartwan)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *