Konawe Utara- KOMPAS PAPUA ID. Menanggapi Pemberitaan Sebelumnya Terkait sorotan masyarakat dan minimnya pelayanan dokter Puskesmas kecamatan Routa, Kepala Puskesmas Routa Sukarman akhirnya memberikan klarifikasi mengenai kondisi yang kini dihadapi di Puskemas Routa di mana mengharapkan pihak pemerintah dalam hal ini pak presiden Prabowo Subianto melalui ,kementrian kesehatan supaya mengeluarkan surat perintah bagi seorang dokter umum ,agar bersedia di tugaskan di wilayah terpencil puskesmas Routa yang sudah memiliki Fasilitas kesehatan yang memadai .
Menurut Kepala Puskesmas Routa, pihaknya telah berulang kali mengusulkan penambahan tenaga dokter melalui formasi penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) maupun program penempatan tenaga kesehatan, termasuk Program Nusantara Sehat. Namun hingga saat ini, belum di tanggapi alasanya belum ada, yg minat,
tentunya kita ketahui ,Seorang Dokter harus bersedia di tempatkan di mana saja tanpa harus memilih milih tempat jika kapanpun di butuhkan tenaganya oleh masyakarat ,untuk pengabdian terhadap bahasa dan Negara dan jujur “Kami dari puskesmas sudah beberapa kali mengusulkan formasi penerimaan PNS yg ingin mendaftar untuk bertugas di Routa,” ujar Sukarman
Ia menjelaskan, beberapa dokter yang pernah bertugas di Puskesmas Routa juga ada yang melanjutkan pendidikan dokter spesialis. Menurutnya, setelah menyelesaikan pendidikan dan menyandang gelar spesialis , tidak semua dokter kembali bertugas di Puskesmas Routa bahkan lebih cenderung bertugas di Kota ketimbang kembali Ke wilayah terpencil karena hal tersebut merupakan hak masing-masing dan di luar kewenangan pihak puskesmas.
“Kalau ada dokter yang masuk kemudian melanjutkan pendidikan spesialis, seharusnya memang kembali setelah selesai sekolah. Namun kenyataannya tidak semua kembali, dan kami tidak bisa memaksakan karena itu merupakan hak mereka,” jelasnya.
Kapus Routa menegaskan bahwa kekosongan dokter bukan disebabkan oleh kurangnya upaya dari pihak puskesmas,Ia bahkan mengajak tenaga medis yang berminat untuk mengabdi di wilayah Routa demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Tolong bantu kami mencarikan dokter yang mau mengabdi untuk masyarakat Routa, Insentif alhamdulillah, bisa lebih dari Rp10 juta per bulan,” katanya.
Sebelumnya, pelayanan kesehatan di Puskesmas Routa menjadi perhatian masyarakat yang mengeluhkan keterbatasan tenaga dokter. Kondisi tersebut memunculkan berbagai kritik dan desakan agar pemerintah segera mencari solusi atas kekurangan tenaga medis di wilayah tersebut.
Dengan adanya klarifikasi ini, pihak Puskesmas Routa berharap masyarakat dapat memahami bahwa persoalan kekurangan dokter juga dipengaruhi oleh keterbatasan minat tenaga kesehatan untuk bertugas di daerah tersebut, meskipun berbagai usulan penambahan formasi telah disampaikan kepada instansi terkait.
Dia juga menambahkan ,terkait penugasan seorang Dokter ,itukan ada Program dari kementrian kesehatan Nusantara sehat, yang lansung dari kementrian yang kontraknya selama 2 tahun yang khusus penugasan bagi seorang Dokter umum di daerah terpencil seperti di Puskesmas Routa yang membantu saya selama ini , Kalau bisa di tambahkan masa penugasannya minimal 5 tahun,ujar Sukarman Kapus Rauta setelah di konfirmasi lewat Telpon Selular*(mt)















