Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Direktur Utama LBH CCI Meminta Kapolda Sulsel Turun Tangan Memberantas SPBU Yang Sedang Viral di Media Sosial Nakal’ Terutama SPBU.74.923.07 Tarowang .

32
×

Direktur Utama LBH CCI Meminta Kapolda Sulsel Turun Tangan Memberantas SPBU Yang Sedang Viral di Media Sosial Nakal’ Terutama SPBU.74.923.07 Tarowang .

Sebarkan artikel ini

Jeneponto ~ Liputan4indonesia.id Senin. (16/Maret/2026) .(Direktur Utama LBH CCI se-Indonesia Rusdi SH Buka Suara Dengan Adanya SPBU tarawong Jeneponto sedang viral di media sosial maka dari itu kami meminta langsung Bapak Kapolda turun tangan memberantas praktik Operandin pendistrubusian klau memang di lihat pihak polres tidak bereaksi di wilayah hukum tersebut kiranya pimpinan tertinggi harus tegas turun tangan memerintahkan terhadap anggota nya untuk yg terduga SPBU tersebut menyalagunakan BBM jenis solar bersubsidi ini bukan soal merupakan melanggar hukum melainka merugikan besar negara Anggaran APBN dan masyarakat menengah ke bawah petani dan nelayan”Ujar (Rusdi SH).

kembali Mencuat raktik Operandi Penyeludupan bahan bakar minyak bersubsidi berkedok harga harindustri di jual kembali ke perusahaan tambang oleh oknum mafia solar bersubsidi mendapatkan keuntungan dengan cukup lumayan besar telah lama terjadi
Dalam kurung 5 tahun terakhir, diperkirakan sebanyak kurang lebih 40 ton solar bersubsidi hampir tiap harinya dikuras dari sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum SPBU Tarowang yang ada di Jeneponto oleh para mafia, untuk selanjutnya ditimbun , , Batang dan Tarowang), terus dijual kembali ke pihak industri, baik industri lokal, mau pun industri di luar daerah, termasuk keperluan pertambangan di daerah Morowali, Sulawesi Tengah.

“SPBU itu jatah solarnya sekitar 6 ton perhari, kemampuan jual mereka di Jeneponto, khususnya untuk kendaraan roda empat dan juga truk, itu tidak sampai 2 ton per hari, berarti ada sisa sekitar 4 ton, nah kemana ini 4 ton?, ya dikuras oleh para mafia solar yang tentu diduga bekerja sama dengan oknum pegawai SPBU, “ujar salah satu sumber baru- baru ini.

Guna membuktikan maraknya penimbunan solar di Jeneponto, redaksi Ujungpandang Pos mengunjungi Kecamatan Tarowang pada Sabtu (14/3/2026) pagi- malam. Di Tarowang, ditemukan sedikitnya 4 titik lokasi diduga sebagai tempat penimbunan solar subsidi, termasuk di Dusun Bungung Camba, Desa Tarowang.

Di Dusun Bungung Camba, ditemukan bagunan semi permanen mirip bagunan toko yang berisi banyak jerigen atau wadah plastik penampungan solar subsidi milik mantan kepala dusun berinisial DN.

DN yang ditemui, mengakui kalau puluhan jerigen di rumahnya adalah wadah penampungan solar subsidi yang diambil dari SPBU 74.923.07 Tarowang, dan dia hanya bertugas mengambil dan menampung, tetapi DN mengakui kalau barang solar tersebut adalah milik bosnya yang juga merupakan oknum anggota TNI.

“Iye solar, tapi ini malam tidak ambilka, anunya pak HM (inisial oknum anggota TNI), saya anggota ji, saya ojek ji, tak lima ribu ji saya dapat, “ujar DN.

Selain itu, DN menyebutkan bahwa saat mengambil solar, dirinya tidak membayar, dan mengenai pembayaran solar adalah urusan bosnya yang oknum TNI dengan pihak SPBU.

“Bukan saya bayar ki pak, yang bayar solar itu bendaranya pak HM, Buang namanya di Gowa tinggal, dia yang bayar ke pak Wahab (pihak SPBU Tarowang), “jelas DN.

Tak jauh dari rumah DN, juga ditemukan sebanyak 14 jeringen berisi solar subsidi di rumah warga berinisial RL yang disimpan di dalam pekarangan rumah. Solar di rumah RL ini diduga adalah masih milik dari oknum TNI HM.

“Ada empat orang itu anggotanya pak tentara (HM) yang ambil (menimbun) solar di Tarowang, dan mereka yang kuasai SPBU, ada Shift khususnya mereka mengambil solar yang diatur oleh pihak SPBU, “ujar sumber.

Reporter: Aspar ka.biro Jeneponto.

Editor : Alfath

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *