Kompas Papua.id |8 sebtember 2026 .SORONG SELATAN
Sebanyak 650 paket sembako disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Sorong Selatan melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Hamaga Berkat Abadi yang dipercaya membantu proses pendistribusian paket sembako kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sorong Selatan.
Ketua Yayasan Hamaga Berkat Abadi, Karmila Bugis, S.An, mengatakan proses pendistribusian bantuan telah berlangsung selama kurang lebih tiga hari.
“Ini merupakan program bantuan dari Bank BRI. Kami sebagai yayasan dipercayakan untuk melakukan pendistribusian program ini kepada masyarakat di seluruh wilayah Sorong Selatan,” kata Karmila saat ditemui, Senin (7/9/2026).

Menurut Karmila, pendistribusian dilakukan secara bertahap dengan menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah, mulai dari kawasan Imeko hingga beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Sorong Selatan.
Namun, dalam proses penyaluran, pihak yayasan menghadapi tantangan karena jumlah paket bantuan yang tersedia belum sebanding dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan.
“Menjadi tantangan adalah jumlah paket lebih sedikit dari jumlah penerima bantuan. Artinya kami harus menyeleksi penerima bantuan,” ujarnya.
Karmila menjelaskan, proses seleksi dilakukan agar bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan sesuai dengan sasaran program.
Masyarakat Antusias Menerima Bantuan
Meski jumlah bantuan masih terbatas, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut dinilai cukup tinggi.
Karmila mengatakan masyarakat menyambut baik bantuan sembako yang diberikan karena dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Tanggapan masyarakat cukup antusias. Mereka juga mengucapkan terima kasih banyak terhadap program ini karena sudah membantu meringankan kebutuhan pangan mereka sehari-hari,” katanya.

Salah seorang penerima bantuan mengaku bersyukur mendapatkan paket sembako tersebut. Menurutnya, bantuan yang diterima sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Warga berharap program serupa dapat terus dilaksanakan dan jumlah paket bantuan dapat ditambah pada tahun-tahun berikutnya, sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat menerima manfaat.
Berharap Jumlah Bantuan Ditambah
Harapan tersebut juga disampaikan Ketua Yayasan Hamaga Berkat Abadi, Karmila Bugis. Ia berharap jumlah paket sembako yang disalurkan melalui program BRI Peduli dapat ditingkatkan sehingga cakupan penerima bantuan semakin luas.
“Pesan saya, mungkin di tahun yang akan datang jumlah paketnya bisa ditambahkan sehingga jumlah penerima bantuan bisa lebih banyak dan dapat ter-cover,” ungkapnya.
Menurut Karmila, peningkatan jumlah bantuan akan memberikan kesempatan kepada lebih banyak masyarakat kurang mampu di Sorong Selatan untuk mendapatkan manfaat dari program sosial tersebut.
Apresiasi Kolaborasi BRI dan Yayasan
Karmila juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dalam pelaksanaan program BRI Peduli tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan adanya kolaborasi antara Bank BRI, Yayasan Hamaga Berkat Abadi, tim relawan, serta berbagai pihak yang turut mendukung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Kesan saya, hubungan dan kolaborasi kerja sama ini cukup baik antara BRI, yayasan, tim relawan dan semua pihak yang memberikan dukungan terhadap program ini,” tuturnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat di wilayah Kabupaten Sorong Selatan yang mendapatkan manfaat dari program sosial kemasyarakatan.
Program BRI Peduli TJSL Paket Sembako bagi Masyarakat Kurang Mampu melalui Yayasan Hamaga Berkat Abadi diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan kontribusi dunia usaha dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Liputan: Kompas Papua.id
Sorong Selatan, Papua Barat Daya
Senin, 7 September 2026















