Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Kepala Proyek Kontraktor Bantah Keras Tudingan Aktivis Menyebut Pekerjaan Proyek Tersebut Asal-asalan

114
×

Kepala Proyek Kontraktor Bantah Keras Tudingan Aktivis Menyebut Pekerjaan Proyek Tersebut Asal-asalan

Sebarkan artikel ini

Bulukumba,~kompaspapua.id. Pihak pelaksana Kepala Proyek Ansarullah ST membantah keras tudingan aktivis yang menyebut pekerjaan tersebut kami bekerja sesuai spesifikasi yang tertuang dalam regulasi (RAB)
“Proyek sebenarnya yang kami kerjakan itu Anggaran tahun 2025; Akhir namun demikian beberapa hari ini harga semua bahan naik, terutama minyak BBM. Pekerjaan tersebut masih dalam proses, belum selesai. Tidak boleh di-justifikasi atau menuding kami melakukan tindak pidana korupsi. Itu salah,” tegas Ansarullah ST saat dikonfirmasi, tim awak media Kompas.id Selasa (21/4/2026).

*Penjelasan Teknis Kerusakan 1-2 Meter*
*Ansarullah ST* turut menambahkan penjelasan teknis terkait tudingan kerusakan. Menurutnya, tidak bisa menyamaratakan kerusakan kecil dengan kualitas proyek secara keseluruhan.

“Yang dianggap ada rusak 1 atau 2 meter lalu dianggap secara keseluruhan pekerjaan tersebut rusak. Padahal kerusakan yang sedikit tersebut diakibatkan tekanan dari alat pemadat karena pekerjaan baru 1-2 hari selesai. Artinya campuran talud masih baru dan blum di finishing, ada juga yg terkena pisau alat pada saat material timbunan di hampar

Ia menegaskan, *sumber anggaran yang digunakan berasal dari APBN tahun 2025* dengan kontrak akhir tahun 2025.

Pihak Kontraktor Inisial HS menambahkan, bahwasanya penilaian yang harus dilakukan nanti baru bisa dilakukan setelah proyek selesai 100 persen. “Kecuali sudah selesai namun mengalami kerusakan dan retak-retak, itu tidak masalah. Tapi kan ada juga namanya dana pemeliharaan dan masa waktu enam bulan,” ujarnya.

*Masukan Warga: Minta Gali Depan Masjid*
Tim http://Kompaspp.id kemudian mengkonfirmasi warga Dusun Motoamgin, Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale, berinisial T. Ia mengaku kualitas campuran aspal sudah bagus, namun memberi masukan teknis.

“Kalau pekerjaan proyek kualitas campurannya itu bagus pak, mantap. Hanya itu saja kami punya masukkan pak, minta digali di depan masjid sedikit aja. Agar lebih kuat lagi ketahanan pekerjaan proyek pengaspalan tersebut. Kalau memang ada di dalam RAB, tetapi kalau tidak ada di dalam regulasi RAB, kita minta tolong mami saja pak dengan pelaksananya,” ujar warga berinisial T.

*Pelaksana Proyek: Memang Sudah Direncanakan*
Pelaksana lapangan, Rudi, menyatakan masukan warga sudah sejalan dengan rencana kerja.

“Memang itu pak rencana saya. Mau saya suruh gali dengan anggota pekerja itu nanti, agar pekerjaan proyek pengaspalan dan pembangunan talud bertahan lama dan dinikmati oleh masyarakat Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan,” pungkas Rudi.

Sebelumnya, sejumlah aktivis di Bulukumba menggelar aksi protes dan menuding proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai spesifikasi.

*Reporter: Muh Yunus*
*Ka. Biro Bulukumba*
*Editor: Firman, SE*

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *