Lap : Musheni Ketua Tim investigasi
Makassar,~*KOMPAS.ID Minggu . (19/04/2026) SPBU Biring Kanaya Jl.Perintis Kemerdekaan Kelurahan Sudiang, yang berlokasi di depan PT Coca-Cola kembali tersorot kamera melakukan praktik yang diduga menyalahi aturan. Stasiun pengisian bahan bakar umum tersebut kedapatan melayani pengisian BBM subsidi jenis solar ke sebuah mobil Truk yang memuat gabus diduga merupakan pelangsir.
Menurut informasi dari sumber masyarakat yang enggan disebutkan namanya , mengatakan bahwa dugaan praktik operanding SPBU Biring kanayya dari dulu , Pak kencang mainnya melayani pengisian BBM subsidi ke mobil pelangsir, tutur sumber
Dari rekaman yang beredar, terlihat truk kayu berwarna kuning yang keliling di salsah tu tersebut menggunakan tangki modifikasi dengan kapasitas jauh lebih besar dari standar pabrikan. Praktik ini kuat dugaan dilakukan untuk menimbun BBM subsidi jenis solar, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan sektor transportasi.
Tim investigasi kompas.id berupaya menghubungi melalui WhatsApp pihak SPBU manajer Fajar mengatakan bahwa mobil truk tersebut hanya mengisi Dexlite namun awak media tidak percaya karena mobil tersebut selalu keluar masuk SPBU yang diduga memakai tangki modifikasi.
Perbuatan tersebut jelas melanggar *Peraturan BPH Migas No. 06 Tahun 2013* tentang Penggunaan Sistem Teknologi Informasi dalam Penyaluran Bahan Bakar Minyak. Selain itu, penyalahgunaan BBM subsidi juga diancam pidana dalam *Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi*, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.
Aksi ini bukan kali pertama terjadi di SPBU Biring Kanaya. Sebelumnya, SPBU yang sama juga sempat viral karena kasus serupa. Warga sekitar mengaku resah karena ulah oknum pelangsir kerap membuat antrean panjang dan menyebabkan kelangkaan solar bagi sopir angkutan umum.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU Biring Kanaya belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat berharap Pertamina dan aparat penegak hukum segera turun tangan menindak tegas SPBU nakal serta para mafia BBM subsidi yang merugikan negara dan rakyat kecil pungkasnya.
*Reporter: Musheni
*Editor: Firman SE















