Bulukumba ~ liputan4undonesia.id SPBU Jalan Ahmad Yani mempertanyakan status operasional SPBU tersebut, apakah termasuk kategori penyalur BBM industri atau BBM subsidi.
Pasalnya, warga yang enggan disebutkan namanya mengirimkan sebuah video singkat kepada awak media yang memperlihatkan aktivitas pengisian bahan bakar jenis solar yang diduga subsidi dalam skala besar menggunakan puluhan jerigen yang dimuat di mobil pick up. Dalam rekaman tersebut, terlihat kendaraan keluar masuk lokasi SPBU dengan membawa jerigen dalam jumlah banyak.
Menurut keterangan warga, aktivitas tersebut menimbulkan keresahan bagi pengguna BBM lainnya. Beberapa kendaraan yang hendak mengisi solar disebut harus menunggu karena antrean jerigen dalam jumlah besar lebih dahulu dilayani.
Warga yang enggan di sebut nama nya pertanyakan, apakah ini BBM industri atau subsidi? Kalau subsidi, seharusnya ada aturan pembatasan. Kami hanya ingin kejelasan,nya.
Hingga rilis ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Ahmad Yani belum memberikan keterangan resmi terkait status BBM yang disalurkan maupun mekanisme pengisian menggunakan jerigen dalam jumlah besar.
Masyarakat berharap pihak Kepolisian, khususnya unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), dapat turun melakukan pengecekan dan audit lapangan guna memastikan kebenaran laporan warga. Selain itu, warga juga meminta agar dilakukan pemeriksaan terhadap harga jual BBM subsidi guna memastikan kesesuaiannya dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Rilis ini disusun berdasarkan informasi dan dokumentasi yang diterima dari warga serta disajikan secara berimbang sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Awak media tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak-pihak terkait guna menjaga objektivitas pemberitaan.Sumber
(Tim)















