Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Praktik Operandi SPBU Alauddin Terduga Bekerjasama Dengan Mafia BBM jenis Solar Bersubsidi Krisis Moral di Balik Kelangkaan solar subsidi Tengah Menjadi Wajah Buram Tata Kelola Energi di Sulawesi Selatan.

43
×

Praktik Operandi SPBU Alauddin Terduga Bekerjasama Dengan Mafia BBM jenis Solar Bersubsidi Krisis Moral di Balik Kelangkaan solar subsidi Tengah Menjadi Wajah Buram Tata Kelola Energi di Sulawesi Selatan.

Sebarkan artikel ini

Makassar ~ Liputan4indonesia.id Senin.(16/Februari/2026
Ketua DPP Lembaga Bantuan Hukum cenderawasih celebes indonesia C Rusdi SH Buka Suara Dengan maraknnya kasus Penyeludupan BBM jenis solar bersubsidi Di Sulawesi Selatan diminta PT Pertamina Regional & APH Menindak Lanjuti Secara Tegas & Serius agar Semua Pelaku Oknum Mafia BBM subsidi tidak ada yang berani lagi melakukan bisnis Ilegal Tersebut”Ujar Rusdi SH.

Saat negara menanggung beban subsidi ratusan triliun untuk menjamin akses energi bagi sektor produktif, sebagian SPBU justru menjadikan subsidi itu sebagai ladang bisnis gelap
Namun, praktik penimbunan dan penjualan ilegal solar subsidi masih menjadi masalah serius yang terlindungi dalam pola sistemik “Tutur (Rusdi SH)

Fenomena “perampokan” subsidi BBM ini mencuat terutama di wilaya praktik pengisian berulang, kerja sama dengan pengepul, dan modifikasi kendaraan pelangsir menjadi rahasia umum.Panduan

Fenomena SPBU nakal tidak berdiri sendiri. Di balik setiap truk pelangsir, ada sistem yang melibatkan operator SPBU, pengepul, hingga jaringan distribusi ilegal.

Modusnya klasik, tangki ganda, barcode ganda, hingga pengisian di luar jam operasional resmi. Di beberapa wilayah, SPBU bahkan menjadi “gudang berjalan” menyalurkan BBM bersubsidi ke pengepul yang sudah menunggu. Dampaknya, masyarakat kecil seperti nelayan dan petani terpaksa antre panjang dan membayar lebih mahal karena stok lokal habis terserap mafia subsidi
penyalahgunaan ribuan liter solar subsidi dari sebuah truk di kawasan kota Makassar .

Pengelola SPBU Alauddin yang terindikasi melakukan pelanggaran distribusi BBM subsidi, berdasarkan informasi yang dikumpulkan oleh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya
Bahwa SPBU yang menunjukkan kendaraan bermuatan besar mengisi solar subsidi secara berulang-ulang, keluar masuk di SPBU sementara operator SPBU tidak melakukan penolakan sesuai SOP. Fakta-fakta ini mengindikasikan pola keterlibatan yang sistematis, bukan kebetulan.

yang menjadi persoalan utama bukan semata keberadaan pelaku, melainkan keberanian aparat penegak hukum dalam membongkar “aktor pelindung”

praktik SPBU Alauddin di Sulsel tampak nyata dari sikap mereka yang tidak gentar meski beberapa kali razia dilakukan.

informal. Setiap kali kasus mencuat, aktivitas hanya berhenti sementara, lalu berjalan lagi dengan pola yang lebih hati-hati jadi mafia di ibaratkan bandar narkoba tidak di matikan dia di pelihara karna klau betul-betul pihak APH mau basmi secara merata tak pandang bulu tidak cukup satu bulan itu semua bersih total ” sumber”Ujar

Di sisi lain, operasi gabungan antara Pertamina, BPH Migas, dan aparat sering bersifat simbolik dan tidak berkelanjutan.

kebocoran BBM subsidi, khususnya solar, mencapai 7–10% dari total kuota tahunan. Di Sulawesi Selatan sendiri, kuota solar subsidi pada 2025/2026 mencapai sekitar 460 ribu kiloliter.

Jika 7% bocor, berarti hampir 32 ribu kiloliter solar subsidi raib ke pasar Oknum Mafia BBM potensi kerugian negara lebih dari Rp 200 miliar per tahun.

SPBU Alauddin juga memperparah situasi. Banyak pelangsir menggunakan barcode kendaraan lain, atau mendaftarkan kendaraan pelansir sebagai “angkutan hasil pertanian” agar lolos verifikasi.

sistem yang tidak terintegrasi penuh antara Pertamina, BPH Migas, dan Samsat, manipulasi identitas kendaraan menjadi celah empuk

Akibatnya, kurangnya pengawasan di lapangan aktivitas terganggu, sementara biaya produksi melonjak. Ironisnya, disisi lain, solar subsidi justru dijual bebas di lapangan-lapangan
Di sinilah industri kejahatan ekonomi ini mengubah wajah subsidi menjadi komoditas spekulatif.

Kita mungkin dapat menyimpulkan, jika pemerintah serius menjaga keadilan subsidi, maka rantai kegelapan antara SPBU nakal, pengepul, dan oknum aparat harus diputus total
Tidak cukup hanya dengan razia sesaat, namun perlu audit keuangan SPBU Alauddin pelacakan digital transaksi, modus barcode ganda dan sanksi pencabutan izin bagi pelaku berulang kali bolak-balik ke SPBU ada beberapa jenis mobil yang di gunakan oleh oknum mafia tersebut mobil truk tangki siluman dan mobil box ujar sumber

(Tim)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *