Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

LIN Kabupaten Mimika Optimis Percepat Pembangunan Drainase dan Infrastruktur Energi Terbarukan

79
×

LIN Kabupaten Mimika Optimis Percepat Pembangunan Drainase dan Infrastruktur Energi Terbarukan

Sebarkan artikel ini

liputan4.id mimika 22 Desember 2025

 

Timika – Lembaga Informasi Nasional (LIN) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menyatakan optimisme tinggi terhadap percepatan pembangunan drainase dan infrastruktur energi terbarukan di wilayah Kabupaten Mimika. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menangani banjir, meningkatkan konektivitas jalan, memperluas akses energi terbarukan (selaras agenda G20), serta memperbaiki sanitasi lingkungan bagi seluruh masyarakat, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun non-Papua, termasuk karyawan PT Freeport Indonesia beserta keluarganya yang bermukim di Mimika.

Kabupaten Mimika menjadi salah satu pusat pertumbuhan di Papua Tengah, di mana selain Mimika, terdapat delapan kabupaten lain yang juga membutuhkan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan dan terintegrasi. Fokus utama diarahkan pada penanganan banjir perkotaan, pembangunan jalan penghubung kampung–kota, penyediaan energi ramah lingkungan, serta sanitasi dasar.

Fokus Pembangunan Drainase dan Infrastruktur

Dalam penanganan banjir, Pemerintah Kabupaten Mimika bergerak cepat dengan membangun drainase baru dan gorong-gorong (box culvert) di sejumlah titik rawan banjir, seperti di Kampung Naranijaya dan kawasan sekitarnya. Selain itu, pembangunan jalan penghubung ke pasar juga dilakukan guna mempermudah distribusi dan penjualan hasil kebun masyarakat. Program ini masuk dalam peta pembangunan daerah dengan target pelaksanaan bertahap mulai tahun 2025 hingga 2026 dan seterusnya.

Pembangunan jalan dan drainase dilakukan secara terintegrasi di beberapa kampung dan kawasan publik, antara lain di Distrik Kwamki Narama, jalur gorong-gorong menuju Markas Besar TNI Angkatan Laut di kawasan Nawaripi, serta sejumlah titik strategis lainnya. Pekerjaan tersebut dilengkapi dengan pembangunan talut, jembatan, dan saluran air, menggunakan konstruksi hotmix, lapis penetrasi, maupun pengerasan jalan.

Di sektor sanitasi, pemerintah daerah mengalokasikan program padat karya pengelolaan drainase dan kebersihan lingkungan di Distrik Mimika Baru dengan nilai anggaran sekitar Rp1 miliar pada tahun 2025. Selain itu, dilaksanakan lokakarya Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) untuk mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk menghentikan praktik buang air besar sembarangan.

Pengembangan Energi Terbarukan

Pembangunan berkelanjutan di Mimika juga mencakup pengembangan energi terbarukan yang masuk dalam agenda global G20. Pemerintah daerah menjajaki kolaborasi pemanfaatan sumber daya air sungai untuk penyediaan air bersih dan energi listrik ramah lingkungan. Program ini direncanakan untuk mendukung fasilitas publik seperti sekolah (SD, SMP, SMA), kampus, perkantoran, balai latihan kerja (BLK), rumah sakit, bandara baru, kawasan pertokoan, serta perumahan masyarakat di wilayah pesisir, perkotaan, dan pegunungan.

Pengembangan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan PT PLN, PDAM, serta dukungan teknologi dari Langenburg Technology, dengan mengedepankan empat keunggulan utama, yakni waktu konstruksi yang singkat, penyediaan air minum, pengelolaan dan pemusnahan sampah, serta harga yang kompetitif sesuai standar operasional prosedur (SOP) pendanaan.

Selain itu, dilakukan pula pembersihan dan penataan ulang jalur pipa listrik milik PT Freeport Indonesia yang berada di area gorong-gorong lama yang sudah tidak terpakai. Pemerintah juga mendorong perbaikan dan optimalisasi genset PLN, termasuk penambahan pasokan listrik hingga 20 MW dari PT Freeport Indonesia secara bertahap selama empat kuartal, sembari menunggu kedatangan unit genset baru yang telah dipesan.

Pelaksana, Pengawasan, dan Pendanaan

Pelaksanaan pembangunan ini dipimpin langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, di bawah koordinasi Kepala Dinas dan Kepala Bidang Bina Marga, serta didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan perangkat daerah terkait lainnya. Pendanaan bersumber dari APBD Kabupaten Mimika dan Dana Alokasi Khusus (DAK), serta kerja sama dengan PT Freeport Indonesia sesuai mekanisme dan SOP yang berlaku.

Pengawasan pembangunan dilakukan secara terpadu oleh Dinas PUPR, Kepolisian, Kejaksaan, serta unsur TNI AD, TNI AL, dan TNI AU, guna memastikan proyek berjalan transparan, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi teknis.

Lokasi Strategis Pembangunan

Adapun lokasi prioritas pembangunan meliputi kawasan pinggiran kota Timika, jalur gorong-gorong menuju Markas Besar TNI AL, perbaikan jalan menuju Kwamki Narama, Jalan Cenderawasih di samping Polres Mimika, serta pengaspalan ulang ruas Jalan SP1 hingga SP12 yang mengalami kerusakan. Di wilayah Kota Timika, dilakukan normalisasi dan perbaikan drainase yang meluap, termasuk pengaliran langsung ke sungai. Program padat karya dan STBM juga menyasar berbagai distrik di seluruh Kabupaten Mimika.

LIN Kabupaten Mimika menilai langkah ini sebagai fondasi penting untuk meningkatkan kenyamanan, aksesibilitas, dan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Papua Tengah.

By: Kastria Ordo van Oranje Nassau

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *