KompasPapua.id | Sorong Selatan, 22 Oktober 2026
SORONG SELATAN — Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodori, S.Sos., A.Tr.Ap., secara resmi menutup kegiatan pelatihan pembuatan aksesori Natal berbahan alam bagi mama-mama asli Papua yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sorong Selatan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan meningkatkan kreativitas masyarakat serta mendorong pemanfaatan potensi alam daerah menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi. (22 /10-2026)
Hadir dalam kegiatan penutupan tersebut Ketua Dekranasda Kabupaten Sorong Selatan, Ibu Orpa Pattinasarany Bodory, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Sipora Hombore.S.Th
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan keterampilan mama-mama asli Papua dalam menghasilkan berbagai aksesori dan dekorasi Natal dengan memanfaatkan bahan-bahan alam yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain memperkuat kreativitas, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi perempuan lokal dalam meningkatkan pendapatan keluarga.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sorong Selatan, Yohan Bodori, menyampaikan apresiasi kepada Dekranasda Kabupaten Sorong Selatan beserta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pelatihan seperti ini perlu terus ditingkatkan, baik dari segi kualitas materi, keterampilan peserta, maupun pengembangan hasil kerajinan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap kegiatan pelatihan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi ke depan harus lebih ditingkatkan. Mama-mama asli Papua perlu terus diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan kemampuan dalam mengolah potensi alam menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual,” pesan Wakil Bupati.
Menurutnya, mama-mama asli Papua memiliki potensi besar untuk menghasilkan karya kreatif yang dapat dikembangkan menjadi produk unggulan daerah. Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah dan Dekranasda sangat diperlukan agar keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Wakil Bupati juga berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas hasil kerajinan, serta menjadikan kegiatan tersebut sebagai langkah awal dalam membangun usaha mandiri.
Ia menambahkan bahwa kerajinan berbahan alam tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya lokal Sorong Selatan kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Sorong Selatan, Orpa Pattinasarany Bodory, bersama jajaran terkait diharapkan terus mendorong pembinaan bagi mama-mama asli Papua agar hasil kerajinan yang telah dibuat dapat dikembangkan dan dipasarkan secara lebih luas.
Melalui pelatihan ini, Dekranasda Kabupaten Sorong Selatan diharapkan mampu berperan aktif dalam meningkatkan kapasitas perajin lokal, khususnya perempuan asli Papua, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.
Penutupan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong keberlanjutan program pelatihan keterampilan, sehingga kreativitas mama-mama asli Papua tidak hanya berkembang menjelang perayaan Natal, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha yang berkelanjutan bagi keluarga dan masyarakat di Kabupaten Sorong Selatan.
Narasumber pelatihan, Janty Akihary, menjelaskan bahwa pelatihan pembuatan aksesori Natal berbahan alam ini bertujuan membekali mama-mama asli Papua dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan potensi alam menjadi berbagai produk kerajinan yang kreatif dan bernilai ekonomi.
Menurutnya, kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar mengembangkan ide, meningkatkan keterampilan, serta menghasilkan aksesori dan dekorasi Natal yang menarik dengan memanfaatkan bahan-bahan alam yang tersedia di lingkungan sekitar.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dekorasi Natal, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi peluang usaha bagi mama-mama asli Papua.
“Harapan kami, melalui pelatihan ini mama-mama tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas secara mandiri. Hasil kerajinan yang dibuat diharapkan memiliki nilai tambah dan dapat dipasarkan sehingga membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” demikian pesan yang dapat disampaikan dalam penjelasan narasumber.

Janty Akihary juga diharapkan menekankan pentingnya pendampingan dan pelatihan berkelanjutan agar keterampilan peserta semakin berkembang, kualitas produk meningkat, serta kerajinan lokal Sorong Selatan mampu bersaing dan dikenal lebih luas.
Pelatihan ini sejalan dengan upaya Dekranasda Kabupaten Sorong Selatan dalam mendorong pemberdayaan perempuan, mengembangkan ekonomi kreatif, dan mengangkat potensi bahan alam daerah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai guna serta nilai jual.
KompasPapua.id
Mengangkat potensi daerah, mendorong kreativitas masyarakat, dan mendukung pengembangan kerajinan lokal Papua.














