Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerah

Lembaga Investigasi Negara Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah

76
×

Lembaga Investigasi Negara Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah

Sebarkan artikel ini

 

Liputan4.id  Mimika, Papua Tengah – Desember 2025

Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, merasakan suka cita dan kebersamaan yang mendalam bersama masyarakat Papua di wilayah SP #12 Kabupaten Mimika dalam rangkaian kegiatan bakar batu sebagai bagian dari persiapan dan penyambutan Perayaan Natal Tahun 2025.

Kegiatan bakar batu yang dilaksanakan pada siang hari ini merupakan wujud nyata dukungan masyarakat terhadap pembangunan daerah, sekaligus mencerminkan kekuatan sumber daya manusia Papua yang memiliki nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan gotong royong yang sangat baik. Tradisi ini juga menjadi sarana pemersatu berbagai gereja yang berada di area SP #12 dan sekitarnya di Kabupaten Mimika, untuk bersama-sama merayakan Natal dalam suasana damai dan penuh persaudaraan.

Para pendeta dan majelis gereja yang terpilih telah menjalankan tugas pelayanan rohani dengan mendoakan seluruh rangkaian persiapan kegiatan bakar batu. Selanjutnya, perayaan akan dilanjutkan dengan Ibadah Natal pada malam hari di gereja lama setempat. Natal dimaknai sebagai simbol dan fondasi untuk merajut tali persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menumbuhkan kebersamaan di antara seluruh masyarakat pegunungan yang berada di wilayah SP #12.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, baik dari pemerintah, swasta, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, maupun kaum perempuan di wilayah Pegunungan Tengah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika. Seluruh pihak sepakat bahwa komunikasi yang terbuka secara budaya dan kultural merupakan kunci utama dalam menjaga keharmonisan, baik dalam kegiatan bakar batu maupun dalam peringatan Hari Raya Natal di seluruh Tanah Papua, terlebih khusus di wilayah Papua Tengah dan Kabupaten Mimika area SP #12 dan sekitarnya. Dengan suasana damai, percepatan pembangunan diyakini dapat berjalan dengan baik.

 

Dalam kesempatan ini, tokoh adat dan para kepala suku juga menyampaikan harapan kepada seluruh karyawan asli Papua yang bekerja di perusahaan tambang terbesar, PT Freeport Indonesia, agar senantiasa bekerja dengan baik dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP). Hal ini penting mengingat banyak keluarga—istri, anak, orang tua, saudara, dan kerabat—yang menggantungkan harapan dan masa depan mereka dari hasil kerja tersebut.

Tradisi bakar batu ini menjadi satu tekad bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya serta nilai-nilai kultural Papua agar tidak hilang ditelan zaman. Para tokoh gereja, tokoh adat, pemuda, dan kepala suku yang berdomisili di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berharap seluruh masyarakat terus memelihara dan menjaga kedamaian, khususnya pada momentum bakar batu, Perayaan Natal 2025, serta dalam menyongsong Tahun Baru 2026.

“Damai Natal adalah kekuatan kita bersama untuk membangun Mimika dan Papua Tengah yang aman, harmonis, dan sejahtera,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Tim liputan4

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *